Dubes RI Dorong Kunjungan Resmi Wamenlu RI ke Kazakhstan, Perkuat Kerja Sama Spiritual dan Industri Halal

PEDOMAN.id – Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan, M. Fadjroel Rachman, secara resmi mengundang Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, untuk melakukan kunjungan resmi ke Kazakhstan dalam waktu dekat. Undangan tersebut disampaikan dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral di luar ranah ekonomi dan politik, terutama pada aspek spiritual, budaya, dan industri halal.

Menurut Dubes Fadjroel, Kazakhstan dan Indonesia memiliki nilai-nilai spiritual dan budaya yang mendalam, terutama dalam mempromosikan moderasi, toleransi, dan harmoni antar agama.

“Kazakhstan telah lama berkomitmen memajukan dialog antar peradaban dan agama, termasuk melalui Kongres Pemimpin Agama Dunia dan Tradisional serta Pusat Internasional untuk Dialog Antaragama di Astana. Kami melihat potensi kuat untuk peningkatan kerja sama antara lembaga keagamaan dan badan terkait,” jelas Dubes Fadjroel dalam pertemuannya dengan Wakil Menteri Luar Negeri, Anies Matta, di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Anies Matta mengakui mendapatkan laporan terkini mengenai kemajuan hubungan Indonesia – Kazakhstan di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, perdagangan, dan investasi, hingga kolaborasi kedua negara di bidang social keagamaan.

“Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, Kazakhstan saya percaya dapat menjadi mitra strategis Indonesia di masa depan, khususnya untuk mendorong integrasi yang lebih dalam Indonesia dengan Dunia Islam,” ungkap Wamenlu, Anies Matta.

Selain dialog antaragama, kerja sama di bidang industri halal juga menjadi perhatian utama, terutama dengan memanfaatkan peluang dari penandatanganan perjanjian perdagangan bebas (FTA) antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri RI direncanakan akan menjalani sejumlah agenda strategis, antara lain pertemuan kehormatan dengan Grand Mufti Kazakhstan dan Direktur Halal Damu, kunjungan ke Astana International Financial Centre (AIFC) dan Astana Hub, serta dialog di Pusat Internasional untuk Dialog Antaragama. Rombongan juga dijadwalkan mengunjungi markas Islamic Organization for Food Security (IOFS) yang berpusat di Astana, Kazakhstan. (ndr/red)