PEDOMAN.id – Pemerintah Indonesia dan Kazakhstan terus mempererat hubungan bilateral melalui berbagai agenda strategis, termasuk persiapan kunjungan kenegaraan Presiden Kazakhstan ke Indonesia yang direncanakan pada pertengahan tahun 2026. Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, bersama Duta Besar RI untuk Kazakhstan dan Republik Tajikistan, M. Fadjroel Rachman, mengungkapkan bahwa lebih dari 20 perjanjian kerja sama dan nota kesepahaman (MoU) tengah dipersiapkan untuk diteken pada momen bersejarah tersebut.
“Kami sedang memfinalisasi sejumlah dokumen penting, termasuk rancangan Perjanjian Promosi dan Perlindungan Investasi (Bilateral Investment Treaty/BIT) antara Indonesia dan Kazakhstan. Di Kazakhstan, isu investasi bilateral berada di bawah koordinasi Kementerian Luar Negeri, dan kami optimis perjanjian ini akan menjadi kunci membuka potensi besar arus investasi kedua negara,” ujar Dubes Fadjroel Rachman dalam kunjungan kerja di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Momentum penguatan kerja sama ini, kata Fadjroel, ditandai dengan sejumlah pertemuan tingkat tinggi. Wakil Menteri Luar Negeri Kazakhstan, Alibek Bakayev, baru saja berkunjung ke Indonesia pekan lalu untuk mematangkan persiapan kunjungan kenegaraan serta menegaskan komitmen politik kedua negara. Sebelumnya, kedua kepala negara telah bertemu sebanyak empat kali di berbagai forum global, terakhir dalam pertemuan perdana Board of Peace di Washington, AS, bulan lalu.
Selain Kazakhstan, Indonesia juga tengah menjajaki penguatan hubungan dengan Tajikistan. Presiden Tajikistan dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada semester I tahun 2026. Pemerintah Tajikistan bahkan telah menyampaikan niat investasi senilai 2 miliar dolar AS untuk pembangunan smelter alumina di Indonesia.
Peluang Investasi di Sektor Strategis
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, menyoroti beberapa peluang investasi yang tengah didorong, terutama di sektor energi dan pertambangan. Nota Kesepahaman (NDA) antara Pertamina dan perusahaan minyak nasional Kazakhstan, Kazmunaygaz (KMG), tengah dalam tahap finalisasi. Kerja sama ini diharapkan dapat segera memulai penjajakan teknis dan investasi guna peningkatan lifting minyak mentah Indonesia.
“Pada 5-8 Maret 2026, Tenaga Ahli Menteri ESDM akan bertemu langsung dengan pihak KMG di Astana. Freedom Bank yang telah menyatakan minat investasi di Indonesia juga akan turut dalam pertemuan tersebut,” jelas Wamen Todotua.
Di sektor pertambangan, perusahaan mineral asal Kazakhstan, ERG, telah berkunjung ke Indonesia pada November 2025 lalu. Mereka melakukan penjajakan kerja sama riset, inovasi, dan potensi joint venture dengan holding BUMN tambang MIND ID serta anak perusahaannya, seperti INALUM, PT BA, dan ANTAM.
Perdagangan dan Pariwisata Meningkat
Data perdagangan bilateral menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, total perdagangan Indonesia-Kazakhstan tercatat sebesar 172 juta dolar AS dengan surplus bagi Indonesia sebesar 56 juta dolar AS. Angka ini merupakan pemulihan setelah mencapai puncak 691 juta dolar AS pada tahun 2022.
Di sektor pariwisata, jumlah wisatawan Kazakhstan yang berkunjung ke Indonesia hingga November 2025 mencapai 22.300 orang, melampaui total kunjungan sepanjang tahun 2024 yang sebanyak 20.875 orang. Hal ini menunjukkan daya tarik Indonesia yang semakin meningkat di kalangan wisatawan Asia Tengah.

Dubes Fadjroel Rachman menambahkan, pihaknya juga tengah mengupayakan penyelesaian Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B) dengan Kazakhstan. “Perjanjian ini akan semakin mempermudah iklim investasi dan perdagangan antar kedua negara. Kami berharap dukungan penuh dari Kementerian Investasi untuk merealisasikan berbagai agenda strategis ini,” pungkasnya.
Kunjungan kenegaraan Presiden Kazakhstan ke Indonesia nanti juga akan dimeriahkan dengan forum bisnis yang mempertemukan para CEO dan perwakilan perusahaan dari kedua negara, melibatkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia serta mitranya di Kazakhstan, Atameken. (ndr/red).













